POLEWALI MANDAR – Menjadikan bulan suci sebagai momentum transformasi diri, Lapas Kelas IIB Polewali sukses menyelenggarakan kegiatan Safari Ramadhan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Barat pada Kamis (5/3). Mengusung tema “Ramadhan sebagai Momentum Memperbaiki Diri dan Mendekatkan Diri kepada Allah,” acara ini menjadi wadah bagi para petugas dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) untuk mempererat tali silaturahmi dalam suasana penuh kekhusyukan dan kebersamaan.
Rangkaian kegiatan dibuka dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an dan sambutan hangat dari Kalapas Polewali, Sudarno. Dalam arahannya, Kalapas menekankan bahwa Ramadhan adalah waktu yang paling tepat bagi Warga Binaan untuk melakukan introspeksi mendalam dan meningkatkan kualitas iman, sehingga proses pembinaan kepribadian dapat menghasilkan perubahan perilaku yang nyata di masa depan. Suasana religius semakin terasa saat kelompok Warga Binaan menampilkan selawat, yang sekaligus menjadi bukti keberhasilan program pembinaan mental dan spiritual yang selama ini dijalankan di dalam Lapas.
Mewakili Kakanwil Ditjenpas Sulawesi Barat, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Ardian Alamsyah, turut menyampaikan pesan mengenai pentingnya memperkuat nilai-nilai spiritual sebagai fondasi dalam kehidupan sehari-hari. Puncak acara diisi dengan ceramah agama oleh Ustadz Dr. Muhammad Adam HR, yang mengajak seluruh hadirin untuk memanfaatkan keutamaan bulan Ramadhan guna memperbaiki akhlak dan mempererat hubungan dengan Sang Pencipta.
Sejalan dengan komitmen Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas), Agus Andrianto, kegiatan ini merupakan wujud nyata dari slogan "Pemasyarakatan PASTI Bermanfaat untuk Masyarakat." Secara terpisah, Kakanwil Ditjenpas Sulbar, Ramdani Boy, memberikan dukungan penuh dan berharap Safari Ramadhan ini mampu memberikan energi positif serta dampak signifikan terhadap peningkatan kinerja seluruh jajaran di lingkungan Kanwil Ditjenpas Sulawesi Barat.